Sudah Dikunjungi Menko Luhut, Tesla Malah Lebih Pilih Bangun Pabrik Baru di China

SULTON.ID – Meski sudah beberapa kali bertemu dan bernegosiasi dengan Indonesia, namun perusahaan mobil listrik milik Elon Musk, Tesla belum juga tertarik membuka pabrik di Tanah Air.

Menariknya, Tesla malah diketahui akan membangun pabrik atau fasilitas produksi baru di China.

Kedepannya, Tesla diperkirakan akan meningkatkan fasilitas produksi mobil listrik mereka dengan bangun pabrik mobil listrik baru di Shanghai, China.

Dilansir dari Insideev, pada Jumat (6/5/2022), Tesla telah mengonfirmasi rencana untuk membanguna pabrik mobil listrik baru di kota Shanghai.

Rencananya, pabrik ini akan bisa memproduksi mobil listrik sebanyak 450 ribu setiap tahunnya.

Dalam surat 1 Mei yang dikirim ke otoritas lokal Area Khusus Lingang Shanghai, Tesla mengakui adanya rencana memperluas pabrik mereka.

Perusahaan mengatakan akan membangun pabrik baru di lahan terdekat di area yang sama, dengan kapasitas tahunan 450.000 mobil ketika tahap pertama konstruksi selesai.

Fasilitas produksi ini nantinya akan produksi mobil listrik baru termasuk kendaraan Model Y dan Model 3.

Hasilnya, Gigafactory Shanghai akan menjadi “pusat ekspor kendaraan terbesar di dunia”.

Tesla sebelumnya mengatakan bahwa pabrik Shanghai mengirimkan 484.100 kendaraan sepanjang tahun 2021, yang berarti pabrik baru akan secara efektif menggandakan output tahunan fasilitas saat ini.

Pabrik Tesla di Shanghai menyumbang 51,7 persen dari 936.000 pengiriman global Tesla tahun lalu.

Related posts