Integrasi NPWP ke Dalam NIK Masih Menunggu Terbitnya PMK

NPWP akan digabungkan ke dalam NIK. (foto: istimewa)

SULTON.ID – Rencana integrasi penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) orang pribadi masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Direktur Peraturan Perpajakan I Ditjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama mengatakan penggunaan NIK akan memberi kemudahan bagi orang pribadi.

Dengan demikian wajib pajak orang pribadi tidak lagi perlu menggunakan 2 identitas yang berbeda.

“Tahapannya adalah dalam waktu dekat memang kita akan terapkan. (Orang pribadi) yang belum punya (NPWP), daftar langsung dikasih NIK, tapi tunggu PMK,” ujar Hestu dilansir dari DDTCNews.co.id, Senin (30/5/2022).

Seperti diketahui, kebijakan penggunaan NIK sebagai NPWP orang pribadi menjadi salah satu poin perubahan Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang masuk dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Selain mengenai penggunaan NIK sebagai NPWP orang pribadi, ada pula bahasan terkait dengan kinerja penerimaan pajak. Selain itu, masih ada pula bahasan terkait dengan program pengungkapan sukarela (PPS).

Related posts