Keluarga Ridwan Kamil Yakini Emmeril Mumtadz Sudah Meninggal, MUI Serukan Sholat Gaib

SULTON.ID – Keluarga besar Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil telah mengikhlaskan sepenuhnya nasib Emmeril Kahn Mumtadz yang tenggelam di Sungai Aere, Swiss.

Bahkan setelah 5 hari proses pencarian, keluarga juga meyakini bahwa putra sulung Kang Emil tersebut sudah meninggal dunia.

Kabar tersebut dinyatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, pada Kamis (2/5 /2022).

Atas dasar itulah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyerukan warga muslim Jabar menunaikan sholat gaib untuk Emmeril.

Seruan secara resmi tertuang pada surat yang telah ditandatangani Ketua MUI Jabar, Rachmat Syafei dan Sekum MUI Jabar Rafani Achyar, Kamis,2 Juni 2022 kemarin.

Dalam surat seruan sholat gaib tersebut, MUI Jabar turut merasakan kesedihan yang mendalam seraya mendoakan Gubernur beserta keluarga tetap diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah tersebut.

Yang kedua, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian ananda tercinta Emmeril Kahn Mumtadz, dari yang tadinya berstatus mencari orang yang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person). Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia.

Dengan memperhatikan keterangan dan penjelasan dari pihak keluarga sebagaimana dijelaskan, maka dengan memperhatikan ketentuan syara’ Jenazah harus segera disholatkan. Karena jenazah tidak/belum ditemukan maka sholat jenazah dilakukan dengan cara salat gaib.

Oleh karena itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menyerukan kepada seluruh masyarakat muslim untuk melakukan sholat gaib atas Emmeril Kahn Mumtadz pada hari Jum’at 3 Juni 2022 di setiap Masjid/Mushalla, bisa dilakukan sebelum sholat Jum’at bisa juga dilakukan ba’da sholat Jum’at.

MUI Jabar meminta kepada seluruh Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten/Kota dimohon untuk meneruskan seruan ini kepada jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh masyarakat muslim yang ada di wilayahnya.

Related posts